468x60 Ads

This is featured post 1 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

This is featured post 2 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

This is featured post 3 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

This is featured post 4 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

This is featured post 5 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

This is featured post 5 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Tampilkan postingan dengan label Turnament. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Turnament. Tampilkan semua postingan
Peristiwa Poker - Kali ini kami akan menceritakan peristiwa kekalahan Poker terbesar di Dunia sepanjang masa.

Empat Kekalahan Judi Terbesar Sepanjang Masa
Empat Kekalahan Judi Terbesar Sepanjang Masa
Tidak ada satu orangpun di dunia ini yang menyukai kekalahan, namun kita sebagai umat manusia pasti pernah mengalaminya dan hal itu tidak bisa dipungkiri. Kekalahan bisa membuat situasi terlihat mengerikan, entah itu terjadi pada pertandingan olahraga, perjudian, dan permainan. Untungnya, mayoritas dari kita tidak pernah mengalami kekalahan besar sehingga tidak dipublikasikan oleh media.

Tetapi bagaimana dengan nasib orang-orang yang pernah mengalami kekalahan besar semasa hidupnya dan peristiwa tersebut telah disiarkan ke seluruh dunia? Ya, beberapa orang dibawah ini adalah orang-orang yang pernah menjalani kehidupan mereka di jalur cepat yaitu menjadi seorang penjudi besar. Ketika si penjudi besar ini kalah telak, orang-orang terdekatnya sering bertanya-tanya didalam hati, “Bagaimana bisa dia mengalami kekalahan yang sedemikian besar dan seolah-olah tampak acuh tak acuh dengan berbagai cobaan besar yang datang menghampiri mereka?”

Dalam artikel kali ini, saya telah berhasil merangkum beberapa peristiwa tentang 4 kekalahan judi terbesar di dunia sepanjang masa. Mari kita bersama-sama menyimak peristiwa tersebut:

1. Steve Richards mengalami kekalahan senilai £ 30.000 saat ia bertaruh pada satu pertandingan Rugby

Steve Richards adalah seorang kontraktor yang berusia 56 tahun dan gemar sekali melakukan taruhan. Dia mengklaim bahwa judi adalah masa depannya dan ia tidak akan pernah berhenti untuk melakukannya. Pria yang memiliki semangat berjudi ini kerap melakukan berbagai taruhan kecil dimana saja, sampai tiba hari keberuntungannya yang telah ditunggu-tunggu selama ini. Steve bertaruh £ 10 dengan mempunyai peluang kemenangan sebesar 3.861:1 dan ternyata ia berhasil menebak 12 hasil pertandingan Rugby yang berbeda. Ia kemudian membawa uang kemenangan senilai £ 38.970, sayangnya Steve merasa belum puas akan kemenangan tersebut.

Seminggu kemudian, Steve terobsesi dan bertaruh sedikit lebih banyak pada pertandingan Rugby antara Wales dan Australia. Steve bertaruh senilai £ 30.000. Namun sayang, Wales tim yang dijagokan Steve kalah telak sehingga uang £ 30.000-nya melayang. Steve mengaku tidak menyesali kejadian tersebut dam sejak saat itu ia tidak pernah lagi menjagokan tim Wales dalam pertandingan Rugby.

2. Mark Johnson mengalami kekalahan senilai US$ 500.000 di Casino Las Vegas dalam jangka waktu 1 malam

Mark Johnson yang merupakan seorang pengusaha berusia 52 tahun sedang mencari waktu yang baik di Las Vegas untuk bermain Sport Betting Super Bowl. Hal yang tak terduga terjadi pada dirinya, ia kalah US$ 500.000 pada taruhan tersebut dan menuturkan bahwa pihak kasino dengan sengaja memberikannya minuman beralkohol sehingga ia tidak dapat berkonsentrasi dalam berjudi. Tidak ada yang menyangka jika permasalahan ini berujung ke meja hijau. Tentu saja pihak kasino menganggap Johnson mencari kambing hitam perihal kekalahannya sehingga Johnson tidak terlihat terlalu bodoh di mata publik karena menghabiskan uang sebesar itu dalam satu malam.

Pengacara Johnson kemudian angkat bicara dan meminta hakim untuk mengumpulkan beberapa saksi mata serta menyuruh kasino untuk memperlihatkan rekaman CCTV untuk mengungkap kebenaran tersebut.

3. Ajaibnya ia bertaruh £ 17 lalu mendapatkan hadiah £ 650.000, malangnya Bruno Venturi menderita kerugian seluruh kemenangannya akibat kesalahan software.

Bruno Venturi (41 tahun) adalah karyawan toko hewan peliharaan yang berasal dari Naples, Italia dan menderita kekalahan senilai £ 650.000 hanya dalam hitungan detik. Pada awalnya, ia membuat keajaiban dengan bertaruh modal senilai £ 17 lalu berbuah hasil menjadi £ 650.000 pada kasino online Eurobet UK. Sayangnya, pihak kasino online menolak keras untuk membayar kemenangan Bruno lantaran software yang dimainkan Bruno mengalami masalah serta ia tidak mengisi nominal taruhan secara lengkap dan jelas. Bruno lalu menjawab jika ia tidak menyadari adanya kesalahan tersebut karena tidak ada pesan dari pihak kasino yang memberitahu masalah itu. Tidak terima pernyataan tersebut, masalah ini pun dibawa ke jalur hukum.

Malangnya, hakim pengadilan berpihak pada Eurobet sehingga pihak kasino tidak perlu membayar kemenangan Bruno hanya karena masalah kecil yaitu software. Sejak kasus itu, pihak Eurobet melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait software mereka agar masalah ini tidak terjadi lagi.

4. Terrance Watanabe menderita kerugian senilai US$ 127 juta dalam tempo yang singkat

Terrance Watanabe adalah seorang pebisnis dan CEO dari perusahaan Oriental Trading Company. Ia menjadi terkenal bukan karena kepiawaiannya dalam mengolah bisnis perusahaan peninggalan ayahnya tersebut, tetapi ia mendadak terkenal karena pernah menderita kerugian senilai US$ 127 juta pada meja judi di kasino Harrah Entertainment Inc, Las Vegas. Karyawan kasino menuturkan bahwa Terrance kerap berjudi selama 24 jam penuh dan dalam 1 hari, total kekalahannya dapat mencapai US$ 5 juta. Ditambah lagi ia sering melanggar peraturan kasino dengan memainkan Blackjack menggunakan 3 tangan sekaligus.

Alhasil Terrance menolak untuk membayar sisa hutangnya kepada kasino senilai US$ 14,7 juta dan mengklaim bahwa pihak kasino dengan sengaja memberikannya minuman alkohol serta paracetamol sehingga ia tidak sadar dengan aksi perjudiannya. Pada April 2009, kantor Clark Country District Attorney’s menyatakan Terrance Watanabe mendapat 4 tuduhan kejahatan dengan maksud untuk menipu dan mencuri.

Pihak Kasino dan Terrance tetap bersikukuh menyatakan diri mereka benar sebelum seorang hakim memutuskan pihak mana yang bersalah pada kasus ini. Terrance akhirnya mengakui bahwa ia memang memiliki masalah perjudian kompulsif dan pihak keluarganya menyarankan agar dirinya mengikuti konseling. Berita tidak semuanya berisikan hal buruk terutama jika anda melihatnya dari sudut pandang pihak kasino, bagi mereka sosok Terrance adalah orang yang bertanggung jawab dalam mengalirkan uang pendapatan sebesar 5,6% kepada pihak Harrah.Terus kunjungi website Caspoker77.blogspot.com ya...
READ MORE
Berita Poker - James Romero berhasil mengalahkan Ryan Tosoc dan memenangkan hadiah sebesar $1.938.118 Million.

James Romero Memenagkan Kejuaraan WPT
James Romero Memenagkan Kejuaraan WPT

James Romero yang bertanding melawan beberapa pemain kuat seperti Justin Bonomo, Jake Schindler, dan Igor Yaroshevskyy. Pada turnamen poker sebelumnya hanya tercatat bahwa dua turnamen poker live hanya mengeluarkan hadiah sebesar $4,699.

James Romero memasuki meja final dengan memimpin diurutan pertama dengan 9,860,000 atau lebih dari chip Ryan Tosoc pada hari ke 4 yang lalu yang berada pada posisi kedua senilai 4,465,000. Perlu 59 kali sebelum semuanya tereliminasi dari turnamen poker ini.

Yang pertama adalah  Igor Yaroshevskyy yang berada diposisi ke 6 dengan jumlah chips $268,545 tetapi kalah terhadap Romero. 2 hands kemudian, Justin Bonomo menggusur Igor setelah 14 big blinds sehingga naik pada posisi ke 5.

Kemudian Alex Condon ketika tiga hands kemudian dia mengeluarkan 12 big blinds dengan Queen – Nine. Romero mengikuti permainan dan kemudian menang menggeser Condon sehingga berada pada posisi ke 4 dengan chips sebanyak $494,889.

Jake Schindler keluar sebagai juara 3 pada tournamen ini dengan chip sebanyak $736,579. Ryan Tosoc kalah terhadap James Romero setelah mengeluarkan 13 big blinds dengan mengkantongi angka 5.

Dengan cepat Romero mencatatkan namanya pada buku sejarah WPT dengan gelar dan chips tercatat sebanyak $1,938,118 (termasuk posisi $15,000 sewaktu dia duduk di meja permainan poker pada sesi terakhir WPT Tournament of Championship) setelah mengalahkan Ryan Tosoc.

Turnamen World Poker Tour Season XV akan berlanjut pada tahun baru di Atlantic City, NJ pada tanggal 9 Januari 2017 sampai 3 Februari 2017 untuk WPT Borgata Winter Poker Open Main Event senilai $3,500 dan dengan hadiah utama sebesar 3 juta USD.

Sekian berita poker menyampaikan informasi seputar dunia poker untuk hari ini. Kami akan memberikan informasi mengenai tips dan trick seputar judi poker pada lain kesempatan. Pastikan untuk selalu mendapatkan berita informasi baru seputar permainan judi poker dari Caspoker77.blogspot.com.
READ MORE
Berita Poker - Walaupun sudah banyak kalah dalam permainan poker online, kakak beradik ini akhirnya menangkan Jutaan Dollar.

Kakak Beradik Menangkan Jutaan Dollar
Kakak Beradik Menangkan Jutaan Dollar
Menghabiskan semua tabungan untuk berjudi kartu merupakan hal yang menakutkan banyak orang. Namun bagi kakak beradik Dang, bertaruh dengan uang ratusan ribu atau bahkan jutaan dollar dalam permainan poker di Internet sudah seperti pekerjaan.

“Ini bukan judi, tapi lebih ke rutinitas,” ujar Di, 28, sang abang. “Permainannya sangat perlu strategi dan berdasarkan angka. Kami berjudi selayaknya orang-orang berinvestasi dalam real estate atau pasar modal. Mereka membeli banyak dan mendapatkan 55 sampai 60 persen dari investasi. Untuk jangka panjang, kemenangan itu akan menutupi kekalahan dan malah untung. Kami menang 55 sampai 60 persen dari permainan kami.”

Kedua saudara keturunan Vietnam itu mulai bermain poker daring (online) ketika masih kuliah di jurusan teknik Universitas Virginia. Taruhan awal masih sedikit, sampai mereka kemudian sadar bahwa mereka cukup mahir memainkannya.

Menurut mereka, waktu untuk terjun ke dunia poker ini sangat pas. Saat mereka mulai, permainan poker di Internet masih cukup baru, ekonomi sedang baik, dan banyak “ikan”, atau istilah poker mengenai seseorang yang tidak begitu mahir bermain tapi berani menaruhkan uangnya.

“Kami tidak tahu apa yang kami lakukan,” ujar Di, yang memakai alias “urindanger” saat bermain. “Kami memiliki latar belakang matematika yang kuat, kami sangat kompetitif dan kami suka strategi. Kami memilih untuk bermain poker di waktu luang kami.”

Awalnya mereka membuka akun berisi 200 dolar Amerika, dan langsung kalah. Kemudian mereka memutuskan mencoba bertaruh 200 dolar dan “tidak pernah berhenti sejak itu,” ujar Hac, yang memakai nama “trex313” di dunia judi daring.

​Sifat kompetitif mereka terhadap satu sama lain mendorong mereka untuk bermain lebih baik.

“Kami mendapat 10 dolar per jam dari bermain poker. Di mulai menghasilkan 15 dolar, dan itu membuat saya ingin lebih baik, dan begitu seterusnya, menggelinding seperti bola salju,” ujar Hac.

Meski kompetitif, kakak beradik yang merupakan selebriti di dunia poker daring, mengumpulkan uang kemenangan sehingga bisa bertaruh lebih banyak.

Bekerja bersama-sama, keduanya menghasilkan uang lebih banyak dari teman kuliah yang bekerja paruh waktu menjadi pelayan, misalnya. Dan uang kemenangan terus menumpuk. Tiba-tiba saja uang di rekening bank mereka sudah mencapai 100.000 dolar. Pada satu liburan musim semi, mereka memenangkan 40.000 dolar dan segera saja uang mereka terkumpul 500.000 dolar.

Keduanya mengaku poker mengganggu kuliah mereka. Di memerlukan lima tahun untuk lulus, atau setahun lebih lama dari seharusnya, dan Hac hampir tidak lulus satu mata kuliah yang ia perlukan untuk lulus tepat waktu.

Abang adik itu mengatakan bahwa Tahun Baru Cina merupakan pendorong terbesar bagi kecintaan mereka terhadap judi.

“Jika Tahun Baru Cina tidak ada, saya kira orang-orang Asia tidak akan terlalu suka judi,” ujar Hac. “Waktu kami kecil, kami belajar bermain blackjack, bertaruh uang receh dan dolar, dan senangnya bukan main jika kami menang beberapa dolar. Tanpa itu semua, kemungkinan kami menjadi pemain poker professional berkurang 50 persen.”

Meski belajar berjudi dari lingkungan keluarga, kedua orangtua mereka, yang berimigrasi ke Amerika Serikat dari Vietnam pada 1975, tidak mendukung keputusan mereka untuk menjadikan poker sebagai profesi.

“Di kebanyakan keluarga Asia, pasti ada satu paman yang menghilangkan uangnya karena bermain blackjack atau membeli tiket lotto,” ujar Hac. “Ketika orangtua kami mendengar bahwa kami bermain poker pada waktu luang kami, ayah kami mengatakan, ‘Saya tidak mengirim kalian kuliah di sini untuk bermain poker. Saya mengirimkan kalian kuliah supaya kalian mendapat gelar, bekerja dan hidup lebih baik. Saya tidak ingin kalian membuang uang untuk berjudi. Kalian bisa melakukan itu tanpa harus punya gelar.’”

Ayah mereka melarang mereka bermain di rumah, jadi mereka pergi ke kafe Internet untuk bermain.

Keluarga besar mereka pun tidak senang dengan kebiasaan itu. Tak lama setelah lulus kuliah, kakak beradik itu datang ke sebuah pertemuan keluarga dan mendapat banyak pertanyaan mengenai apa yang akan mereka lakukan setelah lulus. Ketika mereka mengatakan bahwa mereka akan berjudi secara professional, para kerabat menganggap pilihan itu tidak baik.

Namun pada akhirnya orangtua dan keluarga besar mereka mengerti, barangkali karena pada kenyataannya Hac dan Di sangat mahir dalam melakukan pekerjaan mereka. Keduanya membelikan orangtua mereka rumah di pinggiran Virgnia, Washington DC, serta sebuah rumah lagi untuk kakek dan nenek mereka.

Uang hasil bermain poker tersebut juga memungkinkan sang ayah untuk pensiun dini sebagai pegawai negeri.

“Rasanya senang karena orangtua kami telah bekerja sangat keras untuk keluarga,” ujar Di.

Sementara keduanya masih mahir bermain poker, ada tanda-tanda bahwa mereka mungkin akan berhenti.
Salah satu faktornya adalah karena judi Internet mulai dilarang di Amerika. Pada 2006, Kongres meloloskan Undang-Undang Anti Judi Internet (Unlawful Internet Gambling Enforcement Act), yang member batasan yang ketat untuk judi daring. Pada April 2011, pemerintah menutup tiga situs poker paling terkenal di dunia.

Hal ini mendorong kedua saudara itu untuk tinggal di Vancouver, Kanada, di mana Hac sering pergi untuk bermain poker daring. Di juga sering bepergian ke pusat perjudian Asia di Macau, dan keduanya secara rutin mengunjungi Las Vegas.

Krisis ekonomi juga membuat jumlah uang kemenangan berkurang, ujar abang adik tersebut. Selain itu, seiring berkembangnya permainan, tidak banyak lagi “ikan” di laut, dan sisanya adalah pejudi-pejudi terampil yang membuat kedua bersaudara itu makin sulit memenangkan uang dengan jumlah besar.

“Hari-hari dengan kemenangan jutaan dolar jarang terjadi sekarang,” ujarnya.
READ MORE
Qui Nguyen asal Amerika saat bertanding dengan Gordon Vayo dari San Francisco di final Kompetisi Poker Dunia di Las Vegas, AS (2/11). Kompetisi Poker Dunia ini berhadiah sebesar 8 juta dollar.

Qui Nguyen dan Gordon Vayo terlihat serius saat bertanding di final Kompetisi Poker Dunia di Las Vegas, AS (2/11). Nguyen berhasil memenangkan hadiah sepesar 8 juta dollar AS.

Qui Nguyen asal Amerika menunjukan medalinya setelah memenangkakn Kompetisi Poker Dunia di Las Vegas, AS (2/11). Kompetisi Poker Dunia ini berhadiah sebesar 8 juta dollar.
Qui Nguyen asal Amerika menunjukan uang usai memenangkakn Kompetisi Poker Dunia di Las Vegas, AS (2/11). Nguyen berhasil memenangkan hadiah sepesar 8 juta dollar AS.
Kartu milik Qui Nguyen, peserta asal Amerika usai mengalahkan Gordon Vayo dari San Francisco di final Kompetisi Poker Dunia di Las Vegas, AS (2/11). Nguyen berhasil memenangkan hadiah sepesar 8 juta dollar AS.

Qui Nguyen, asal Amerika foto bersama dengan para pendukungnya setelah memenangkan Kompetisi Poker Dunia di Las Vegas, AS (2/11). Kompetisi Poker Dunia ini berhadiah sebesar 8 juta dollar.
READ MORE